Hotline
Menikmati Braga dari Perancis
AdminSenin, 24 Oktober 2011 10:54 WIB
Menikmati Braga dari Perancis

Braga. Sebuah kawasan beraroma sejarah di Bandung. Aroma macet juga ada, aroma jalan rusak apalagi. Di Braga selain ada banyak bangunan tua yang bisa dilihat, kita bisa juga belanja makanan disini. Ada beberapa resto tua yang berdiri saat pemerintah Belanda masih berkuasa di Bandung. Tapi bukan itu yang akan dibahas kali ini. Yang jadi topik sekarang adalah : French Bakery Braga! Kita singkat jadi FBB aja ya.

Perlu diketahui bahwa nongkrong disini paling enak sore-sore. Kalau nongkrongnya siang, walaupun enak juga, nantinya bakal diserbu sama yang namanya Ngantuk.

Kenapa nongkrong disini enak? karena ruangannya yang cukup kecil sehingga nongkrongnya jelas tidak bisa banyak-banyak. Cocok untuk pacaran, sesi curhat, atau sesi melamun. Nongkrong paling asyik adalah ngobrol. Tapi kondisi ini bisa terjadi kalau ada keluarga, teman, dan pacar. Kalau sendirian, sebaiknya bawa bekal seperti buku, majalah, koran, catatan, atau laptop yang full battery. Berdasarkan pengalaman, nongkrong di FBB lama-lama tidak akan diusir.

Nah ini dia, teman nongkrong dari FBB paling seru. Silakan dibaca baik-baik. Siapa tahu suatu hari nanti, sengaja atau tidak sengaja, datang ke FBB.

  1. Sandwich khas FBB. Isinya bisa pilih, ada selai, salad, atau geng keju-telor-ham. Menurut teteh penjualnya, sandwich dijamin halal. Kalau saya boleh rekomen, silakan makan sandwich pilihan terakhir itu, si Sandwich isi telur, keju, dan ham (ayam). Harga perpotong sandwichnya Rp 5.500. Oiya, pesan satu potong mah kurang. Minimal pesan 2 potong.
  2. Roti Granat. Ini yang super khas dari French Bakery. Bentuknya seperti granat seukuran bola baseball. Mungkin karena bentuknya kayak granat jadi disebut roti granat. Kalau dimakan, rasa yang nongol di mulut adalah rasa kelapa-kismis-colat. Rasa yang nongol di mata adalah kismis dan coklat, karena memang ini roti dalamnya kismis dan luarnya berlumur coklat. Kelapanya kecampur dengan adonan roti. Hmm...enak. Harganya Rp 11.000
  3. Cheese Stick manis. Ini dia cheese stick bertabur krim gula super enak, rasanya bisa dikasih rangking satu, satu tempat dengan cheese stick manis di Cafe Cisangkuy. Cuma, harganya lebih murah. Kalau di Cisangkuy satu buah harganya Rp 6.000, nah kalau disini Rp 2.500. Teman-teman, belilah. ENAK!
  4. Ini pilihan terakhir jikalau semua pilihan diatas udah pada habis, terutama Sandwich. Karena dia kalau sudah lewat jam 4 biasanya udah habis. Ada cake. Bisa dicoba. Salah satunya cream cheese cake. Yang bikin enak adalah creamnya. Kalau adonan bolunya biasa banget. Cenderung gak enak, tapi tertolong karena creamnya. Hmmm... kalau bolu masih menang Cizz. Tapi yasudah, toh harganya juga beda. Di FB cream cheese cake ini dihargai Rp 7.500 perpotong.
  5. Perhatikan juga ini baik-baik. Poin penting lainnya dari FBB adalah pemandangan dari jendela cafenya. Bangunan tua jalan Braga. Coba nih, ada sandwich, segelas teh hangat, buku, jendela FBB, kursi empuk, dan ketika kita memandang keluar kita melihat bangunan resto Sumber Hidangan yang klasik. Hmm...life is good.



Siapapun yang berwenang dengan negeri ini mesti sesekali menikmati hidup dengan cara yang sederhana. Gak usahlah itu party atau jalan-jalan nginep di hotel mewah, belanja heboh, atau fancy dinner. Cukup jalan-jalan di dalam kota sendiri, Braga misalnya. Mampir ke tempat makannya, duduk di pinggir jendela, memandang keluar dan nikmati Braga. Kemewahan yang sederhana.

Oya, berhubung cafe ini super mini alias super kecil super sempit, alias kursinya cuma ada 2 set, kalau sedang sial ya kursinya udah didudukin orang. Tapi jarang kok ;)

Ok. Selamat mencoba.
Dijamin, makin jatuh cinta sama Bandung.

Penulis: Nurul Wachdiyyah

 

Sumber: mahanagari.com



KirimEmail Print PDFPDF ArsipArchive RSSRSS
All About Bandung
  • Sejarah Situ Cileunca
    Sejarah Situ Cileunca
    Belanda membangun Situ Cileunca selama tujuh tahun lamanya yaitu sejak 1919-1926 dengan membendung sungai disana. Luasnya sekitar 180 Ha. Selama pembangunan, Situ yang diapit oleh dua desa yaitu Warnaan dan Pulosari tersebut, Belanda menyewa dua orang pintar untuk bekerja sebagai mandor, yaitu juragan Arya dan Mahesti Maka.
  • Menikmati Braga dari Perancis
    Menikmati Braga dari Perancis
    Braga. Sebuah kawasan beraroma sejarah di Bandung. Aroma macet juga ada, aroma jalan rusak apalagi. Di Braga selain ada banyak bangunan tua yang bisa dilihat, kita bisa juga belanja makanan disini. Ada beberapa resto tua yang berdiri saat pemerintah Belanda masih berkuasa di Bandung.
Jl. Ir. H. Juanda no. 129 Bandung West Java - Indonesia 40132
email: geulishotel@geulis-hotel.com